Mengenal Cinta

Dalam teori segitiga cinta, Robert J. Sternberg mengungkapkan bahwa cinta adalah bentuk emosi manusia yang paling dalam dan paling diharapkan. Manusia mungkin akan berbohong, menipu, mencuri dan bahkan membunuh atas nama cinta dan lebih baik mati daripada kehilangan cinta. Cinta dapat meliputi setiap orang dan dari berbagai tingkatan usia.

Dalam konteks filosofi cinta merupakan sifat baik yang mewarisi semua kebaikan, perasaan belas kasih dan kasih sayang. Pendapat lainnya, cinta adalah sebuah aksi/kegiatan aktif yang dilakukan manusia terhadap objek lain, berupa pengorbanan diri, empati, perhatian, kasih sayang, membantu, menuruti perkataan, mengikuti, patuh, dan mau melakukan apa pun yang diinginkan objek tersebut.

Setiap manusia pasti merasakan cinta. Entah itu cinta pada sesama manusia, binatang, tumbuhan, alam, dan hal-hal lainnya. Perbedaan sayang dan cinta terletak dari segi makna, di mana sayang merupakan suatu perasaan yang cenderung memiliki makna ikhlas dan tulus tanpa mengharapkan sesuatu. Sedangkan cinta adalah perasaan yang dalam dan lebih spesial terhadap seseorang.

Ekspresi cinta dapat termasuk cinta kepada 'jiwa' atau pikiran, cinta hukum dan organisasi, cinta badan, cinta alam, cinta makanan, cinta uang, cinta belajar, cinta kuasa, cinta keterkenalan, dan lain-lain. Cinta lebih berarah ke konsep abstrak, lebih mudah dialami daripada dijelaskan. Cinta kasih yang sudah ada perlu selalu dijaga agar dapat dipertahankan keindahannya.

"Percikan yang diartikan cinta ketika terjadi pada pandangan pertama sebenarnya lebih tepat digambarkan sebagai daya tarik yang kuat," kata DiDonato seperti dikutip Brides.

Dari percikan itu, barulah kemudian perasaan berkembang. Lalu dengan adanya keterbukaan dapat menentukan hubungan di masa depan.

"Hubungan romantis melibatkan komponen emosional, kognitif, dan perilaku. Ini bukan sesuatu yang terjadi secara instan, tapi cenderung muncul seiring waktu," kata DiDonato.

Saat seseorang jatuh cinta, ada perbedaan utama yang berkaitan dengan emosi. Secara khusus, ketika seseorang sedang jatuh cinta dia merasakan hasrat yang kuat dan hampir tidak bisa dijelaskan.

"Kegembiraan dan keajaiban cinta akan terasa di tahap awal. Ini adalah fase yang tidak terlupakan dalam kehidupan bersama pasangan," kata terapis pernikahan dan keluarga Kathy McCoy, Ph.D. 

Faktanya, jatuh cinta sering kali berarti merindukan seseorang, terus memikirkannya, dan ingin menghabiskan waktu bersama saat terpisah.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kartini Modern

Kerinduan